Sabtu, 24 April 2010

SAP

SAP
(SATUAN ACARA PENYULUHAN)


1. Tema : Ibu Bersalin
2. Sub Tema : Posisi Persalinan Mormal
3. Hari, Tanggal : Selasa, 20 April 2010
4. Tempat : Puskesmas Bakti Indonesia
5. Waktu : 30 Menit
6. Sasaran : Para Ibu Hamil
7. Tujuan :
7.1 Tujuan Umum
Diharapkan para ibu hamil dapat memahami berbagai macam posisi persalinan dan para ibu tidak hanya terpaku oleh satu posisi
7.2 Tujuan Khusus
Dalam persalinan normal ibu bisa menerapkan posisi – posisi yang sudah dijelaskan.
Ibu juga dapat memilih posisi yang nyaman
8. Rinaan Kegiatan
No Rinaan Kegiatan Waktu Bentuk Kegiatan Media Yang Digunakan
1. Pembukaan 5 Menit • Salam Pembukaan
• Memperkenalkan diri -
2. Penyampaian Materi 20 Menit Ceramah
• Tanya Jawab • Power Point (Slide)
• Leafled
3. Penutup 5 Menit • Doa bersama
• Salam -










MATERI
POSISI PERSALINAN NORMAL

Posisi saat persalinan ada berbagai macam dimana tidak ada posisi yang lebih baik ataupun tepat, tapi posisi yang lebih baik ataupun tepat adalah posisi yang nyama untuk ibu bersalin
Macam – macam persalinan normal :
1. Posisi setengah duduk dan posisi duduk
Pada posisi ini dapat memberikan rasa nyaman bagi ibu dan memberi kamudahan baginya untuk beristirahat diantara kontraksi. Dan kedua posisi ini ada gaya gravitasi untuk membantu ibu melahirkan bayinya.


2. Posisi Merangkak
Pada posisi ini mengurangi tekakan pada tulang punggung, sehingga sakit punggung tidak akan terasa dan menolong memutar si bayi keposisi yang lebih enak untuk melahirkan, dan juga memberikan si bayi suplai oksigen lebih banyak.

3. Posisi Tidur Miring
Posisi ini membuat ibu lebih nyaman dan efektif untuk meneran juga akan membantu perbaikan posisi oksiput yang melintang untuk berputar menjadi posisi aksiput anterior. Posisi ini juga memudahkan ibu untuk beristirahat diantara kontraksi jika ia mengalami kelelahan dan dapat pula mengurangi resiko terjadinya laserasi perineum. Dimana posisi ini memaksimalkan peredaran darah ke uterus dan sebayi dan mengurangi nyeri pada punggung serta ini adalah posisi yang bagus untuk memperlambat persalinan
4. Posisi Jongkok
Pada posisi ini menolong membukakan pelvis si ibu, memberikan si bayi ruang untuk berputar sewaktu bergerak melalui lorong rahim. Jongkok juga membuat si ibu mendorong lebih efektif sewaktu melahirkan, meningkatkan diameter panggul ibu. Posisi ini tidak boleh digunakan sampai bayi masuk kedalam panggul. Posisi berjongkok membantu melindungi perinium agar tidak robek atau untuk menghindari tindakkan episiotomi selama kelahiran.

5. Posisi Berdiri
Posisi ini dapat mempercepat kemajuan kala dua persalinan dan mengurangi rasa nyeri. Dimana gaya gravitasi yang mempercepat bayi keluar dan ibu juga cenderung lebih efektif sewaktu melahirkan








Ibu dapat melahirkan pada posisi apapun kecuali pada posisi berbaring terlentang maka berat uterus dan isinya (Janin, cairan ketuban plasenta dan lain - lain) menekan vena cava inferior ibu. Hal ini aka mengurangi pasokan oksigen melalui sirkulasi utera plasenta sehingga akan menyebabkan hipoksia pada bayi, berbaring terlentan juga akan menganggu kemajuan persalinan dan menyulitkan ibu untuk meneran secara efektif.




DAFTAR PUSTAKA

Azwar, Azrul dkk. 2008. ASUHAN PERSALINAN NORMAL & INISASI MENYUSUI DINI. Jakarta : JNPK : KR

http://www.posisi ibu bersalin. Com.redolent.word press com/2008
http://www.posisi melahirkan /posisi dalam persalinan.com/2010

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar